
antaranews.com · Feb 24, 2026 · Collected from GDELT
Published: 20260224T021500Z
Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat untuk memastikan fasilitas kesehatan yang tersedia berkualitas."Peningkatan fasilitas dan mutu pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan strategis yang harus terus dijaga agar RSPAD mampu menjawab tantangan pelayanan medis yang semakin kompleks dan dinamis," kata Maruli dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.Dalam siaran pers tersebut, dijelaskan bahwa kunjungan itu dilakukan Maruli dan jajaran pejabat TNI AD, Senin (23/2).Dalam kunjungan tersebut, Maruli mendapat penjelasan langsung tentang ragam peningkatan kualitas fasilitas dan program kesehatan dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayor Jenderal TNI dr. Ichsan Firdaus.Peningkatan kualitas itu diantaranya dari segi fasilitas perawatan, pembaruan instalasi medis seperti peralatan pencitraan radiologi dan alat THT, peningkatan fasilitas ruang operasi, optimalisasi sistem pendukung rumah sakit, pengembangan poliklinik, serta penataan lingkungan rumah sakit agar lebih indah dan nyaman.Maruli pun sempat mengunjungi ragam fasilitas kesehatan yang disebutkan Ichsan tersebut. Setelah melihat fasilitas secara langsung, Maruli mengapresiasi suluh capaian peningkatan fasilitas yang telah dilakukan jajaran RSPAD.Dengan adanya capaian ini, Maruli berharap jajaran RSPAD konsisten dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum maupun keluarga atau anggota TNI."RSPAD Gatot Soebroto diharapkan semakin siap menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran dan teknologi," seperti dikutip siaran pers tersebut.Baca juga: KSAD beri bantuan uang dan rumah ke keluarga prajurit korban longsorBaca juga: KSAD targetkan 500 jembatan darurat di Sumatera selesai pada JuliPewarta: Walda MarisonEditor: Tasrief Tarmizi Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.