
antaranews.com · Feb 20, 2026 · Collected from GDELT
Published: 20260220T051500Z
Jakarta (ANTARA) - Dari deretan Dewan Pengawas serta Direksi BPJS Kesehatan periode 2026–2031, Prihati Pujowaskito ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai direktur utama badan publik yang menyediakan asuransi kesehatan tersebut.Lahir di Solo, 29 Maret 1967, Prihati sudah malang melintang di dunia kesehatan sejak muda. Awalnya, dia menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Sebelas Maret dan lulus pada 1991, sebelum akhirnya melanjutkan S2 di Universitas Airlangga dan lulus pada 2007.Setelah itu, dia juga mengambil S2 jurusan Manajemen Rumah Sakit di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gotong Royong dan lulus pada 2015, sebelum ke Universitas Borobudur untuk melengkapi pendidikannya dengan ilmu Hukum dan lulus pada 2022.Untuk memperdalam keilmuannya, dia juga mengikuti pelatihan kardiologi intervensi selama tujuh bulan pada 2024.Karier Prihati di dunia kesehatan dimulai sebagai Perwira Kesehatan Batalyon Kopassus, yang diembannya dari Mei 1995 hingga Juli 2002. Selain bidang klinis, dia juga merambah dunia akademik sebagai dosen.Dia adalah Dekan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan untuk 2023-2025. Dia juga aktif sebagai Dosen Ilmu Penyakit Jantung di universitas tersebut mulai Agustus 2023. Di bidang akademik, ia telah mengabdi sebagai Dosen Ilmu Penyakit Dalam di Universitas Jenderal Ahmad Yani sejak Januari 2008 hingga sekarang.Selain itu, sejak Juni 2019, ia dipercaya sebagai bagian dari Panel Ahli Dokter Kepresidenan Republik Indonesia.Di bidang klinis, dia menjabat sebagai Dokter Spesialis Jantung Konsultan Intervensi Koroner di RSPAD Gatot Soebroto sejak Agustus 2018.Kemudian, dia menjabat sebagai Direktur Penunjang Medik di RSPAD Gatot Soebroto pada Juli 2021 hingga Juni 2023, setelah sebelumnya memimpin sebagai Kepala Departemen Jantung di rumah sakit yang sama pada Agustus 2018 hingga Juni 2021.Sebelum bertugas di RSPAD Gatot Soebroto, ia menjabat sebagai Kepala Departemen Jantung di RSAD Dustira pada Juli 2014 hingga Juli 2018, serta sebelumnya sebagai Kepala Departemen Penyakit Dalam di RSAD Dustira pada Februari 2011 hingga Juni 2014.Dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Sub Departemen Jantung di RSAD Dustira pada April 2007 hingga Maret 2011.Dia menerbitkan dua karya tulis terkait jaminan sosial, yang pertama berjudul "Restorative Justice dalam penyelesaian sengketa Malpraktik Kedokteran di Indonesia" yang ditulis sebagai disertasi pada 2022.Yang kedua adalah "Restorative Justice Roadmap in Indonesia: hype or hope" pada 2025.Prihati juga aktif berorganisasi dan tergabung di berbagai perkumpulan, antara lain Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia, Perkumpulan Kedokteran Militer Indonesia, dan Himpunan Pengusaha Alat Kesehatan Indonesia.Prihati juga menyabet berbagai penghargaan Satya Lencana dan Bintang Yudha Dharma dari TNI, serta dinobatkan sebagai Alumni Berprestasi UNS tahun 2024 dari Universitas Sebelas Maret.Baca juga: Prabowo tunjuk Prihati Pujowaskito jadi Dirut BPJS Kesehatan 2026-2031Baca juga: DPR minta BPJS siapkan perlindungan sosial saat pemutakhiran dataBaca juga: BPJS Kesehatan paparkan mekanisme reaktivasi PBI JKNPewarta: Mecca Yumna Ning PrisieEditor: Nurul Hayat Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.