NewsWorld
PredictionsDigestsScorecardTimelinesArticles
NewsWorld
HomePredictionsDigestsScorecardTimelinesArticlesWorldTechnologyPoliticsBusiness
AI-powered predictive news aggregation© 2026 NewsWorld. All rights reserved.
Trending
AlsNewsFebruaryMajorDane'sResearchElectionCandidateCampaignPartyStrikesDigestSundayTimelinePrivateCrisisPoliticalEricBlueCreditFundingRamadanAdditionalLaunches
AlsNewsFebruaryMajorDane'sResearchElectionCandidateCampaignPartyStrikesDigestSundayTimelinePrivateCrisisPoliticalEricBlueCreditFundingRamadanAdditionalLaunches
All Articles
Ketum Partai NasDem Surya Paloh Masih Pertimbangkan soal Wacana Koalisi Permanen
liputan6.com
Clustered Story
Published 1 day ago

Ketum Partai NasDem Surya Paloh Masih Pertimbangkan soal Wacana Koalisi Permanen

liputan6.com · Feb 21, 2026 · Collected from GDELT

Summary

Published: 20260221T074500Z

Full Article

Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merespons sejumlah partai politik yang membahas wacana koalisi permanen. Menurut Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, bagi PDIP koalisi permanen adalah koalisi bersama rakyat. "Kalau bagi PDI Perjuangan, koalisi permanen itu dengan rakyat. Karena sistem politik kita pascajatuhnya Soeharto mengembalikan makna kekuasaan itu untuk rakyat, dari rakyat, dan oleh rakyat. Itu yang dipegang oleh PDI Perjuangan," ujar Hasto usai menuntaskan lari dalam ajang Soekarno Run 2026 di Parkir Timur Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu 15 Februari 2026. Meski begitu, Hasto mengamini dinamika politik nasional yang bersifat cair dan sangat terbuka terhadap kerja sama antarpartai. Karenanya, dia memilih untuk menghormati langkah politik mereka tanpa berniat mencampuri. “Tapi kalau ada suatu partai menggagas kerja sama permanen, ya bagi PDI Perjuangan kami tidak mencampuri kedaulatan partai lain,” tutur Hasto. Namun Hasto mengingatkan, fitrah partai politik sejatinya adalah bekerja untuk rakyat. Apalagi, kontestasi lima tahunan masih terasa jauh sekira tahun 2029. Dia menegaskan, masih banyak pekerjaan rumah yang lebih mendesak untuk bangsa ketimbang soal elektoral. “Pemilu masih jauh. Apa yang terjadi di NTT, ada anak sekolah bunuh diri karena tidak bisa membeli alat tulis, itu pukulan kemanusiaan dan tamparan buat kita semua. Jangan bawa demokrasi ini hanya elektoral, lebih baik bicara demokrasi untuk rakyat," Hasto menandasi.


Share this story

Read Original at liputan6.com

Related Articles

merdeka.com7 days ago
Soal Koalisi Permanen , PDIP Tegaskan Hanya Terjalin dengan Rakyat

Published: 20260215T101500Z

news.harianjogja.com7 days ago
PDIP Respons Wacana Koalisi Permanen Partai Golkar

Published: 20260215T090000Z

merdeka.com7 days ago
PDIP Tanggapi Wacana Koalisi Permanen Golkar : Koalisi Sejati dengan Rakyat

Published: 20260215T081500Z

liputan6.comabout 23 hours ago
Gejala Virus Nipah Mirip Infeksi Biasa , Dokter Ingatkan Tanda Bahaya

Published: 20260221T123000Z

liputan6.com1 day ago
Puasa Ramadan Jadi Kesempatan untuk Reset Mental hingga Tumbuhkan Rasa Empati

Published: 20260221T084500Z

liputan6.com2 days ago
Prihati Pujowaskito Resmi Jadi Dirut BPJS Kesehatan , Cak Imin Bahas soal Reaktivasi Peserta Nonaktif

Published: 20260220T054500Z