:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bupati-Belu-lepas-dokter-intersip.jpg)
kupang.tribunnews.com · Feb 19, 2026 · Collected from GDELT
Published: 20260219T120000Z
Ringkasan Berita: Bupati Belu Willybrodus Lay melepas 28 Dokter Internsip usai mengabdi dalam setahun di daerah perbatasan RI-RDTL Para dokter tersebut mengemban tugas sejak 25 Februari 2025 hingga 24 Februari 2026 Sementara itu, salah satu dokter internsip, Muhamad Adam, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Sebanyak 28 dokter muda program internsip resmi dilepas Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, setelah menjalani masa tugas selama setahun di Kabupaten Belu, wilayah perbatasan RI-RDTL. Kamis (19/2/2026). Para dokter tersebut mengemban tugas sejak 25 Februari 2025 hingga 24 Februari 2026. Selama masa pengabdian, para dokter ditempatkan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Atambua, yakni Rumah Sakit Sito Husada, Rumah Sakit Umum Daerah MGR. Gabriel Manek, SVD, serta Puskesmas Kota, Puskesmas Haliwen, Puskesmas Umanen, dan Puskesmas Atambua Selatan. Bupati Willy menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para dokter internsip yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Belu, khususnya di wilayah perbatasan. Baca juga: Bupati Belu Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Perkuat Toleransi Selama Ramadan 2026 "Ada suka dan duka yang dirasakan selama berada di Kabupaten Belu untuk itu saya harap agar hal yang tidak berkenan ditinggalkan di Belu dan membawa pulang kenangan yang baik dari Kabupaten Belu untuk kembali ke daerah masing-masing," harapnya. Ia menekankan pengalaman bertugas di Belu merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan profesionalisme seorang dokter. Menurutnya, masa internsip harus menjadi pijakan awal untuk terus mengembangkan kompetensi serta menjaga etika profesi dalam setiap pelayanan kepada masyarakat. "Saya berpesan kepada para Dokter Muda Internsip agar di manapun saudara-saudari bertugas nantinya, tetaplah membawa semangat pelayanan, kepedulian, dan kemanusiaan. Jadilah dokter yang tidak hanya cakap secara ilmu, tetapi juga hadir dengan hati," pesannya. Sementara itu, salah satu dokter internsip, Muhamad Adam, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu atas kesempatan yang diberikan untuk belajar dan mengabdi. "Pengalaman bertugas di Kabupaten Belu menjadi bagian penting dalam perjalanan profesional dan pengabdian kami sebagai dokter. Kami belajar, bertumbuh, dan mengabdi bersama masyarakat dengan penuh makna," ungkapnya. Diketahui, 28 dokter yang menyelesaikan masa tugas tersebut berasal dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Kedokteran Jakarta, Universitas Kedokteran Surabaya, serta Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang. (gus) Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS