NewsWorld
PredictionsDigestsScorecardTimelinesArticles
NewsWorld
HomePredictionsDigestsScorecardTimelinesArticlesWorldTechnologyPoliticsBusiness
AI-powered predictive news aggregation© 2026 NewsWorld. All rights reserved.
Trending
TariffTrumpFebruaryNewsTradeAnnouncePricesStrikesMajorCourtLaunchDigestSundayTimelineIranTargetsSafetyGlobalMarketTechChinaMilitaryJapanHospital
TariffTrumpFebruaryNewsTradeAnnouncePricesStrikesMajorCourtLaunchDigestSundayTimelineIranTargetsSafetyGlobalMarketTechChinaMilitaryJapanHospital
All Articles
UGM , Undip , dan Unsoed Bangun Pusat Kesehatan Kelas Dunia di Sekar Purwo
edukasi.kompas.com
Published 3 days ago

UGM , Undip , dan Unsoed Bangun Pusat Kesehatan Kelas Dunia di Sekar Purwo

edukasi.kompas.com · Feb 20, 2026 · Collected from GDELT

Summary

Published: 20260220T033000Z

Full Article

KOMPAS.com - Tiga perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bekerja sama untuk membangun pusat riset dan layanan kesehatan Sekar Purwo. Sekar Purwo lahir dari Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN) yang diajukan atas nama ketiga universitas serta hasil kolaborasi strategis antara Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RS PTN) dari ketiga kampus tersebut.Proyek ini telah berjalan mulai awal tahun 2026.Jumat (13/2/2026) lalu, Rektor UGM Prof Ova Emilia bertemu dengan Rektor Unsoed Prof. Dr. Akhmad Sodiq, Rektor Undip Prof Suharnomo, dan perwakilan Bappenas di ruang sidang pimpinan Gedung Pusat UGM, Yogyakarta untuk memastikan kesiapan sistem pengelolaan Sekar Purwo. Rektor UGM menyatakan sinergi antara pemerintah dan akademisi sangat diperlukan untuk mengembangkan infrastruktur dan pengelolaan aset demi mendukung sistem pelayanan kesehatan yang lebih relevan, komplit, sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat. Prof Ova menyebut Sekar Purwo dapat melakukan pengembangan bertahap untuk menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah. “Saat ini Kemdiktisaintek sudah memiliki 33 RS PTN dan itu luar biasa. Harus ada satgas khusus di bawahnya, atau sejenis konsorsium untuk membantu mengelola fasilitas pelayanan tersebut. Terlebih, perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia yang turut membantu berbagai riset di Kementerian Kesehatan,” ujar Prof Ova, dikutip dari situs UGM. RS PTN atau Rumah Sakit Akademik (RSA) merupakan salah satu fasilitas yang mendukung upaya pengabdian akademisi untuk masyarakat. Bukan hanya menjadi penyedia layanan kesehatan, RS PTN juga memiliki misi pengabdian, riset, dan inovasi yang tidak bisa digantikan oleh Kementerian Kesehatan. Baca juga: Alumnus UGM Anselmus, Korban PHK yang Sukses Bisnis Keripik SingkongAdapun proyek Sekar Purwo meliputi pembangunan gedung pelayanan, gedung penelitian dan pengembangan, pembuatan data base terintegrasi, dan alat medis yang masih belum melalui taraf uji coba massal, yang tersebar di masing-masing universitas. Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja Sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko menyampaikan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi di Inggris untuk merancang sistem operasional yang lebih siap dan matang. “Kita memilih lender dan akan bekerja sama membangun ekosistem riset dengan perguruan tinggi di United Kingdom sekaligus membangun strategic collaboration,” ujarnya Dr. Danang.Ditargetkan ada 37 juta jiwa dari wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah yang mendapatkan pelayanan kesehatan. Mengutip situs Unsoed, pinjaman luar negeri untuk pembangunan proyek ini didukung oleh UK Export Finance (UKEF). Pembangunan mencakup tiga fisik gedung yaitu Rumah Sakit Akademik Unsoed; Pusat Riset Sel Punca dan Inovasi Nutrisi Kesehatan; dan Pusat Riset Molekular dan Genomik. Pendanaan juga ditujukan untuk penyediaan peralatan medis mutakhir, hingga pendampingan teknis dari para ahli. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 36 bulan ke depan dan akan dipusatkan di dua lokasi strategis milik Unsoed. Kampus Fakultas Kedokteran di Jl. Dr. Gumbreg dan Kampus Karangwangkal, di Purwokerto. Baca juga: SNBP 2026: 10 Jurusan Sepi Peminat Undip, UNS, Unsoed, dan Unnes KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Share this story

Read Original at edukasi.kompas.com

Related Articles

kompas.com6 days ago
5 Kampus di Yogya dan Jateng Buka 33 Prodi PPDS , Ada UGM dan Undip

Published: 20260217T031500Z