/data/photo/2025/11/07/690dc92787671.jpg)
lifestyle.kompas.com · Feb 15, 2026 · Collected from GDELT
Published: 20260215T114500Z
KOMPAS.com - Tidur delapan jam setiap malam belum tentu membuat tubuh benar-benar segar. Banyak orang tetap merasa lelah meski sudah cukup tidur. Menurut laporan Verywell Mind (6/9/2025), kelelahan tidak selalu disebabkan kurang tidur, tetapi bisa karena kurang jenis istirahat lain yang jarang disadari.Dokter penyakit dalam Saundra Dalton-Smith menjelaskan, manusia membutuhkan tujuh jenis istirahat agar bisa merasa benar-benar pulih. Jika salah satunya kurang, tubuh dan pikiran tetap bisa terasa lelah meskipun waktu tidur sudah cukup. Baca juga: Bukan Hanya Istirahat, 5 Manfaat Tidur Siang untuk Kesehatan Fisik dan Mental Istirahat tidak sama dengan tidur Alexa Davis, MD, dokter di Medical Transformation Center, mengatakan banyak orang tetap merasa lelah karena tekanan hidup sehari-hari menguras energi mental dan emosional. “Di dunia modern, banyak dari kita tetap merasa lelah meski sudah cukup tidur karena tuntutan hidup membuat kita kewalahan,” ujarnya. Tidur memang penting, tetapi istirahat juga mencakup pemulihan mental, emosional, sosial, hingga spiritual. Istirahat fisik Ini adalah jenis istirahat yang paling dikenal. Ada dua bentuknya: Pasif, seperti tidur malam atau tidur siang Aktif, seperti peregangan ringan, pijat, atau yoga lembut Tanda kurang istirahat fisik antara lain tubuh pegal, mudah sakit, dan merasa perlu kafein untuk bertahan. Cara mengatasinya adalah tidur 7–9 jam, melakukan peregangan, dan memperbaiki kualitas tidur. Baca juga: Kenali 7 Jenis Istirahat Selain Tidur agar Pikiran Pulih Seutuhnya Istirahat mental Pexels/KAMPUS PRODUCTION Ilustrasi burnout. Tidur delapan jam belum tentu cukup jika tubuh dan pikiran belum mendapatkan tujuh jenis istirahat yang sebenarnya dibutuhkan. Istirahat mental diperlukan saat pikiran terus bekerja tanpa henti. Tandanya: Sulit fokus Pikiran terasa penuh Mudah cemas Untuk mengatasinya, cobalah istirahat singkat saat bekerja, menulis daftar tugas agar tidak terus memikirkan semuanya, berjalan di luar ruangan, atau melakukan meditasi ringan. Baca juga: 6 Pilihan Aroma Wangi yang Bisa Membuat Kita Lebih Rileks Istirahat emosional Istirahat emosional terjadi saat seseorang bisa menjadi diri sendiri tanpa harus berpura-pura kuat. Tandanya: Selalu merasa harus mengatakan “baik-baik saja” Sulit mengatakan tidak Lelah karena terus menyenangkan orang lain Istirahat ini bisa diperoleh dengan berbicara jujur kepada orang terpercaya, menulis jurnal, atau berkonsultasi dengan tenaga profesional.