NewsWorld
PredictionsDigestsScorecardTimelinesArticles
NewsWorld
HomePredictionsDigestsScorecardTimelinesArticlesWorldTechnologyPoliticsBusiness
AI-powered predictive news aggregation© 2026 NewsWorld. All rights reserved.
Trending
IranMilitaryRegionalIranianStrikesCrisisGulfEuropeanTargetsStatesPowerMarchGovernmentTimelineOperationsNuclearIsraeliMarketsDigestDiplomaticCoalitionProtestsHormuzIsrael
IranMilitaryRegionalIranianStrikesCrisisGulfEuropeanTargetsStatesPowerMarchGovernmentTimelineOperationsNuclearIsraeliMarketsDigestDiplomaticCoalitionProtestsHormuzIsrael
All Articles
Gema Bangsa Mengutuk Setiap Agresi dan Eskalasi Perang
mediaindonesia.com
Published about 4 hours ago

Gema Bangsa Mengutuk Setiap Agresi dan Eskalasi Perang

mediaindonesia.com · Mar 2, 2026 · Collected from GDELT

Summary

Published: 20260302T140000Z

Full Article

DPP Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer(Dok.HO) DEWAN Pimpinan Pusat Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah. Ketua DPP Partai Gema Bangsa Bidang Luar Negeri Ary Oskandar mengungkapkan penggunaan kekuatan bersenjata yang melampaui prinsip hukum internasional adalah bentuk arogansi kekuasaan yang mengancam perdamaian dunia dan membahayakan keselamatan umat manusia. Tidak ada justifikasi politik apa pun yang dapat membenarkan tindakan yang memperluas perang dan memperbesar korban sipil. "Kami menegaskan bahwa setiap bentuk intervensi bersenjata yang mengabaikan kedaulatan negara lain adalah pelanggaran serius terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan merupakan ancaman langsung terhadap stabilitas global," tegasnya dalam keterangan yang diterima (2/3). Ary menekankan bahwa perang bukan solusi. Perang adalah kegagalan diplomasi dan kegagalan kepemimpinan. Ia menerangkan Indonesia, berdasarkan amanat konstitusi dan politik luar negeri bebas aktif, tidak boleh menjadi alat, tidak boleh menjadi pengikut, dan tidak boleh tunduk pada tekanan kekuatan global mana pun. Sikap bangsa harus berdiri tegak: berpihak pada perdamaian, pada hukum internasional, dan pada kepentingan nasional. Partai Gema Bangsa menyatakan dengan tegas mengutuk setiap bentuk agresi dan tindakan militer sepihak yang memperluas konflik dan mengorbankan warga sipil, mendesak penghentian segera seluruh operasi militer yang berpotensi memicu perang kawasan yang lebih luas, menuntut komunitas internasional menghentikan standar ganda dalam penegakan hukum internasional, meminta pemerintah Indonesia mengambil langkah diplomasi aktif yang berani dan tidak sekadar simbolik, dan menuntut langkah konkret pemerintah untuk melindungi WNI dan menjaga stabilitas ekonomi nasional dari dampak gejolak energi, inflasi, dan tekanan nilai tukar. "Eskalasi konflik global akan berdampak langsung pada harga energi, beban subsidi, stabilitas rupiah, dan daya beli rakyat. Rakyat Indonesia tidak boleh menjadi korban dari ambisi geopolitik yang tidak mereka ciptakan," tambahnya. (M-3)


Share this story

Read Original at mediaindonesia.com

Related Articles

mediaindonesia.com4 days ago
Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

Published: 20260227T003000Z

mediaindonesia.com5 days ago
Puasa Ramadan Peluang Emas Tingkatkan Kesehatan Reproduksi dan Program Hamil

Published: 20260226T033000Z