NewsWorld
PredictionsDigestsScorecardTimelinesArticles
NewsWorld
HomePredictionsDigestsScorecardTimelinesArticlesWorldTechnologyPoliticsBusiness
AI-powered predictive news aggregation© 2026 NewsWorld. All rights reserved.
Trending
TrumpTariffTradeAnnounceLaunchNewsPricesStrikesMajorFebruaryPhotosYourCarLotSayCourtDigestSundayTimelineSafetyGlobalMarketTechChina
TrumpTariffTradeAnnounceLaunchNewsPricesStrikesMajorFebruaryPhotosYourCarLotSayCourtDigestSundayTimelineSafetyGlobalMarketTechChina
All Articles
Di Antara Lumpur yang Mengering , Warga Tamiang Mencari Kesembuhan
money.kompas.com
Published 8 days ago

Di Antara Lumpur yang Mengering , Warga Tamiang Mencari Kesembuhan

money.kompas.com · Feb 15, 2026 · Collected from GDELT

Summary

Published: 20260215T003000Z

Full Article

JAKARTA, KOMPAS.com - Muhammad Abianda Saka (1,5) menggeliat di gendongan Irawati (40). Ia menunggu antrean obat di Pos Kesehatan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas). BPH Migas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis di halaman Masjid Darussalam, Kampung Simpang Empat, Karang Baru, Aceh Tamiang, Sabtu (14/2/2026). Wajah Saka pucat. Matanya sayu. Tubuhnya lemas dan gelisah.“Sakitnya muntah, mencret,” kata Irawati. Baca juga: Sepekan Jelang Puasa, Korban Banjir Aceh Tamiang Tagih Janji: Tak Ada Bantuan Pemerintah Irawati merupakan korban banjir bandang akhir November 2025. Rumahnya hilang. Ia kini tinggal di Hunian Sementara yang dibangun Badan Pengelola Investasi Danantara melalui PT Hutama Karya. Ratusan warga datang sejak pagi. Mereka menunggu di bawah tenda. Udara terasa pengap saat matahari meninggi. Balita dan lansia mendominasi antrean. Banyak yang duduk lemas menunggu dipanggil.KOMPAS.com/Syakirun Ni’am Kepala BPH Migas Wahyudi Anas ikut memeriksa stok obat di pos kesehatan di kawasan Huntara Danantara, Aceh Tamiang, dalam acara bakti sosial yang digelar BPH Migas dan Kementerian WSDM, Sabtu (14/2/2026). Salamah (64) bersandar di kursi plastik. Ia menunggu obatnya selesai diracik. “(Rumah) bukan hancur, hanyut. Sama sekali enggak ada, habis,” kata Salamah. Ia juga tinggal di Huntara. Dokter menyebut ia menderita darah tinggi. “Kolesterol, eh ini darah tinggi,” kata Salamah.Belasan tenaga kesehatan dari Kementerian ESDM dan Dinas Kesehatan Aceh Tamiang bekerja di tenda darurat. Sebagian memanggil pasien. Sebagian memeriksa dan meracik obat. “Sudah berapa hari mencretnya?” tanya petugas sambil menyiapkan oralit. Baca juga: Penyintas Banjir Aceh Tamiang Tagih Janji Bantuan Sebelum Ramadhan Aceh Tamiang belum sepenuhnya pulih. Pos kesehatan menjadi akses layanan dasar bagi warga terdampak. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan kegiatan ini menargetkan 5.000 warga. “Kegiatan bakti sosial ini target BPH Migas nanti 5.000 masyarakat baik itu anak-anak sampai orang dewasa dan orang tua,” ujar Wahyudi.KOMPAS.com/Syakirun Ni’am Korban banjir bandang Aceh, Muhammad Abianda Saka terkulai di gendongan ibunya, Irawati saat menunggu panggilan antrean obat di Pos Kesehatan yang dibuka BPH Migas dan Kementerian ESDM di kawasan Huntara Dannatara, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (14/2/2026). Layanan menjangkau radius lebih dari 5 kilometer. Pemeriksaan juga digelar di Polindes Seuneubok Cantek pada 15 Februari dan Balai Musyawarah Tanjung Mancang pada 16 Februari. Petugas menyediakan antibiotik, obat asam lambung, kolesterol, alergi, batuk pilek, penambah darah, vitamin, dan obat lain yang banyak dibutuhkan korban banjir. “Tadi kita lihat juga obat-obatan sangat cukup ya, sangat cukup untuk diberikan masyarakat dengan durasi antara 1 minggu, 2 minggu dan ada yang 1 bulan,” tutur Wahyudi. “Semoga ini benar-benar bisa membantu kepada masyarakat yang dapat disembuhkan dari penyakit-penyakit yang saat ini dikeluhkan,” tambahnya.


Share this story

Read Original at money.kompas.com

Related Articles

esgnow.republika.co.id3 days ago
Kepatuhan ESG Jadi Syarat Pemenang Tender WtE Danantara

Published: 20260219T054500Z

news.republika.co.id4 days ago
Voluntary License Jadi Solusi Seimbang antara Hak Pencipta Buku dan Akses Masyarakat

Published: 20260219T031500Z

tribunnews.com6 days ago
Beda Pernyataan dr Piprim Vs Kemenkes Tentang Pemecatan , antara Disiplin dan Kolegium

Published: 20260216T060000Z

jabar.tribunnews.com6 days ago
Tahun Kuda Api 2026 : Antara Ambisi , Emosi , Tantangan Ekonomi , dan Keteguhan Batin

Published: 20260216T043000Z

Euronews7 days ago
This low-cost airline is relaunching flights between Europe and Kuala Lumpur

AirAsia X’s revived route between London Gatwick and the Malaysian capital will now include a stopover in Bahrain.